klazzroom
Profile
Courses
Setiap aktivitas kerja memiliki potensi bahaya dan risiko kesehatan bagi para pekerjanya, potensi bahaya dan risiko harus dikendalikan dan dikelola sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerugian berupa gangguan kesehatan bagi pekerja, dan menjaga agar para pekerja tetap dalam produktif secara optimal.
Untuk melakukan pengendalian bahaya dan risiko diperlukan adanya kajian berupa analisis bahaya dan risiko kesehatan kerja, yaitu melalui Kajian Risiko Kesehatan Kerja atau Health Risk Assessment (HRA).
Health Risk Assessment (HRA) merupakan proses yang terstruktur dan sistematis yang dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya kesehatan di tempat kerja, mengkaji potensi risiko terhadap kesehatan pekerja, serta menentukan tindakan pengendalian untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan pekerja. Pada kelas ini, bersama dengan Mentor kita Pak Irwan, kita akan mempelajari apa itu Health Risk Assasesment dan bagaimana penerapannya.
Pemetaan kebisingan merupakan salah satu solusi dalam melihat atau mengidentifikasi sumber bising dan sebarannya, dimana hasil dari pemetaan kebisingan ini dapat digunakan sebagai data pendukung bagi para pembuat keputusan dalam upaya mengelola kebisingan di lingkungan ataupun di lingkungan kerja. Pada kelas ini bersama dengan Pak Sungkawa, kita akan mempelajari lagi lebih jauh terkait dengan pemetaan kebisingan.
Ketidakpastian adalah suatu parameter yang terasosiasi dengan hasil pengujian/pengukuran, yang mencerminkan ketersebaran nilai-nilainya yang layak dimiliki pada benda yang diuji/ukur. Dalam ISO 17025 tahun 2017, Evaluasi Ketidakpastian memiliki klausul tersendiri yaitu klausul 7.6. Dalam Klausul 7.6 (Ketidakpastian Pengukuran) :
1. Laboratorium harus mengidentifikasi kontribusi ketidakpastian pengukuran
2. seluruh kontribusi yang signifikan termasuk yang berasal dari sampling harus diperhitungkan menggunakan metode statistik yang tepat
3. Laboratorium pengujian harus mengevaluasi ketidakpastian Pada kelas ini, bersama dengan saya Fitria, kita akan mempelajari jenis-jenis ketidakpastian pegujian dan bagaimana cara menghitung ketidakpastian tersebut.
Untuk polusi udara berdasarkan sumbernya dapat berasal dari sumber bergerak maupun sumber tidak bergerak. Untuk sumber bergerak sendiri dapat berasal dari emisi buangan dari cerobong pembakaran maupun non pembakaran. Polusi di udara dapat berbentuk partikel,gas,energi, kebisingan dan lain2. Dalam melakukan pemantauan partikulat sebagai sumber polutan pada cerobong sebagai sumber tidak bergerak dapat dilakukan pada kondisi isokinetik, kondisi ini bertujuan agar kecepatan linear hisapan pompa akan sama dengan kecepatan linear pada cerobong sehingga jumlah partikulat pada cerobong akan sama dengan jumlah partikulat yang terhisap. Untuk mencapai kondisi isokinetik ini bukan hanya peralatan dan teknisi pengambil contoh uji saja yang harus mendukung namun juga kondisi dan fasilitas cerobong juga harus memenuhi persyaratan teknis agar pengambilan contoh uji ini dapat berjalan dengan baik. Pada kelas ini, dengan saya Reza Anugrah kita akan mempelajari persyaratan teknis cerobong untuk pengambilan contoh uji partikulat secara isokinetik.
Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) adalah dokumen yang memuat upaya-upaya untuk mencegah, mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan hidup yang bersifat negatif serta memaksimalkan dampak positif yang terjadi akibat rencana suatu kegiatan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) adalah upaya pemantauan untuk melihat kinerja upaya pengelolaan yang dilakukan. Upaya-upaya tersebut dirumuskan berdasarkan hasil arahan dasar-dasar pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian ANDAL. RKL-RPL harus memuat mengenai upaya untuk menangani dampak dan memantau komponen lingkungan hidup yang terkena dampak terhadap keseluruhan dampak, bukan hanya dampak yang disimpulkan sebagai dampak penting dari hasil proses evaluasi holistik dalam Andal. Sehingga untuk beberapa dampak yang disimpulkan sebagai bukan dampak penting, namun tetap memerlukan dan direncanakan untuk dikelola dan dipantau (dampak lingkungan hidup lainnya), maka tetap perlu disertakan rencana pengelolaan dan pemantauannya dalam RKL-RPL. Untuk tahu lebih lengkapnya ikuti kelas Prinsip Pemantauan Lingkungan bersama mentor kita Teti Resmianty, yang pastinya akan mengupas lebih jauh lagi terkait RKL dan juga RPL.
Limbah adalah sisa dari suatu usaha maupun kegiatan yang mengandung bahan berbahaya/beracun yang dapat membahayakan lingkungan. Sementara kandungan pada limbah B3 dapat merusak atau mengganggu sistem pernapasan dan pencernaan. Jaringan paru-paru akan mengalami kerusakan berat, dan makanan yang terkontaminasi limbah menyebabkan kerusakan hati. Sehingga pengelolaan limbah B3 ini harus dapat dikelola dengan baik. Pada kelas ini, bersama dengan Mentor kita Pak Armelco Uyun, kita akan mempelajari apa itu Limbah, B3 serta Limbah B3, Regulasi yang mengatur serta apa saja sifat spesifik yang ada di dalamnya.
Program Zero Discharge of Hazardous Chemicals (ZDHC) adalah kolaborasi merek, afiliasi rantai nilai, dan rekanan yang berkomitmen untuk menghilangkan bahan kimia berbahaya dari rantai nilai (pemasok) tekstil, pakaian, dan alas kaki. ZDHC mengakui untuk mencapai zero waste membutuhkan upaya kolaboratif dalam industri, pengembangan kapasitas, waktu, teknologi, dan inovasi.Persyaratan minimum untuk Lab.yang dapat diterima ZDHC adalah Akreditasi ISO 17025, dan Lulus tes korelasi internal yang diselenggarakan oleh laboratorium lain. ZDHC akan memperbarui pedoman ini sebagaimana diperlukan dan mempertimbangkan batas pelaporan yang lebih rendah dari waktu ke waktu.Untuk tahu lebih lengkapnya ikuti kelas saya yang berjudul introduction of ZDHC
Pentingnya Pengukuran
Pentingnya pengukuran sudah disadari oleh manusia sejak 3000 tahun sebelum Masehi dengan menetapkan standar satuan ukur.
Metrologi
Metrologi atau Ilmu Pengukuran merupakan suatu ilmu yang menjadi persyaratan Ilmu Pengetahuan.
Ketersediaan alat ukur dan kemampuan untuk menggunakannya menjadi syarat mutlak bagi para ilmuwan untuk merekam hasil penelitian secara objektif.
Pentingnya Kalibrasi
Setiap alat ukur tentunya menunjukkan nilai pengukuran sesuai fungsi ukurnya. Kebenaran penunjukkan nilai tersebut penting diketahui agar terwujudnya kepercayaan terhadap alat ukur tersebut.
Dan kalibrasi adalah sarana yang tepat untuk menunjukkan kebenaran nilai pengukuran. Pada kelas ini, bersama dengan Mentor kita Aprian Pakar, kita akan mempelajari apa dasar-dasar dari kalibrasi
Safety Induction adalah sebuah penjelasan dan pengarahan tentang K3 yang berkaitan dengan potensi bahaya, pengendalian bahaya, alat pelindung diri (APD) yang diwajibkan, tanggap darurat, dan tata cara penyelamatan pada kegiatan operasional perusahaan. Pada dasarnya, pelatihan safety induction adalah keselamatan dan kesehatan kerja untuk karyawan baru, kontraktor baru, atau tamu yang baru pertama kali ke lokasi kerja Anda.
Tujuannya untuk mengomunikasikan kemungkinan kecelakaan dan kesehatan kerja umum selama bekerja atau kunjungan mereka. Diharapkan, mereka sadar akan bahaya tersebut dan mampu menangani bahaya yang terjadi tiba-tiba. Bersama dengan mentor kita Rendi Apriandi, kita akan mempelajari lebih jauh lagi apa itu Safety Induction dan bagaimana penerapannya, selengkapnya hanya ada di kelas An Introduction Of Safety Induction.
Pelumasan merupakan suatu sistem pada mesin yang berfungsi untuk melumasi seluruh bagian internal yang ada dalam mesin, sedangkan dalam aktivitas tersebut mesin yang telah menggunakan pelumas akan mengalami gangguan seperti kehausan, panas dan lainnya. Hal tersebut diperlukan adanya suatu sistem tambahan yaitu monitoring lube oil, dalam sistem tersebut tentu selain dapat melihat umur pelumas, oil monitoring dapat juga melihat kondisi mesin yang didapat dari kondisi pelumas yang telah dipakai.